"UTS IPAS" irsya nabila

 

            

             MEGATHRUST DI INDONESIA 


1. DISTRIBUSI DAN LATAR BELAKANG 

DEREMBUUM: gempa besar akibat pergerakan        zona subduksi di permen lempeng indo                australia & eurasia sunrben MEGATHRUST.          lepas aceh barat sumatra. selatan jawa,                utara nusa tenggara.

2. GEMPA DAN DAYA

ARTINYA: kual, tsunamis dengan magnituduis          59, energi tersimpan besar, memiliki risiko            tinggi dengan tumpuan tinggi.

3. SISTEM PERINGATAN DINI 

PEMERINTAH: pemerintah memasang sistem peringatan dini ( early warning sistem ) untuk mendeteksi potensi bencana dan memberi sinyal ke masyarakat agar segera melakukan tindakan mitigasi/ evakuasi.

INDONESIA: jaringan sensor gempa, tekanan, dan permukaan laut.

4. MITIGASI DAN KESIAPSIAGAAN 

EVALUASI: ~pembangunan infrastruktur tahan                          gempa, sosialisasi.                                                 ~ perencanaan dan latihan sistem                            darurat.                                                                     ~pendidikan risiko bencana, tingkat                          kesiapsiagaan masyarakat.

5.PENELITIAN DAN PENGEMBANGA

• studi tentang mekanisme, potensi, dampak untuk mitigasi dan penanganan.

• kerja sama ilmuwan maupun internasional 

•pengembangan teknologi    

 • evaluasi risiko


 10 HAL YANG SAYA LAKUKAN JIKA TERJADI MEGATHRUST DI KOTA MALANG


1. Tetap tenang & lindungi diri

Segera berlindung di bawah meja kuat atau merunduk, lindungi kepala dengan tas/bantal, dan jauhi benda kaca atau lemari yang bisa roboh

2. Jauhi bangunan setelah guncangan berhenti

Setelah gempa reda, segera keluar dari rumah, sekolah, atau gedung dengan hati-hati. Jangan gunakan lift.

3. Pergi ke tempat terbuka

Cari lapangan atau area terbuka yang jauh dari bangunan tinggi, tiang listrik, dan pepohonan besar.

4. Waspada risiko tsunami

Karena Malang dekat dengan pesisir selatan Jawa, jika berada di pantai (Malang Selatan), segera evakuasi ke tempat tinggi lebih dari 20–30 meter di atas permukaan laut.

5. Ikuti jalur evakuasi resmi

Gunakan rambu evakuasi bencana yang biasanya dipasang oleh pemerintah/BNPB. Jangan ambil jalan pintas berbahaya.

6. Gunakan tas siaga bencana

Jika sudah menyiapkan emergency kit, bawa barang penting seperti air minum, makanan kering, obat-obatan, senter, powerbank, dan dokumen penting.

7. Tetap terhubung dengan informasi resmi

Dengarkan radio, ikuti info dari BMKG, BNPB, atau BPBD melalui HP. Jangan percaya hoaks atau kabar tidak jelas.

8. Bantu keluarga dan tetangga

Pastikan semua anggota keluarga aman, terutama anak-anak, lansia, dan difabel. Tolong tetangga jika memungkinkan.

9. Hindari daerah berbahaya

Jangan mendekati pantai, sungai besar, atau lereng gunung karena risiko tsunami, banjir bandang, dan longsor bisa meningkat.

10. Tetap waspada gempa susulan

Setelah gempa besar biasanya ada aftershock. Jangan kembali ke rumah atau bangunan yang retak sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reza Dan Cita-citanya

Hafis sang koki

Geo dan cita-citanya