" UTS IPAS " ( Amira Kusuma Djati / 6 )

 


Apa itu Megathrus???

•>  Zona tumbukan antar lempeng tektonik bumi yang menyebabkan pelepasan energi sangat besar dalam bentuk gempa bumi berkekuatan besar yang dapat memicu tsunami dahsyat. 

Apa yang dimaksud dengan Megathrus???

- Pertemuan lempeng tektonik.

- Pemicu gempa besar karena gesekan.

- Potensi tsunami karena patahan yang sangat luas di dasar laut.

Dampak dan gempa Megathrus???

- Kerusakan luas : Area patahan yang sangat luas dari gempa Megathrus menyebabkan kerusakan yang sangat besar.

- Tsunami dahsyat : Gempa ini dapat memicu gelombang tsunami yang besar, seperti yang terjadi pada gempa dan tsunami samudra Hindia tahun 2004.

Penyebab terjadinya gempa Megathrus???

- Pergerakan lempeng.

- Adanya hambatan dan gesekan di lempeng yang terus bergerak.

- Pelepasan energi yang terkumpul akibat hambatan dan gesekan.

Persiapan dan mitigasi 

- Meningkatkan Kesadaran.

- Pembangunan sistem peringatan dini.

- Penyediaan aplikasi untuk memantau potensi ancaman bencana. 

- Asuransi perlindungan.

Zona gempa Megathrus di Indonesia 

> Aceh - Adaman

> Nias - Simeule 

> Batu

> Mentawai - Siberut

> Mentawai - Pagai

> Enggano 

> Selat Sunda 

> Jawa Barat - Tengah.


10 hal yang akan saya lakukan jika terjadi Megathrus di Malang :

Mengingat posisi Malang yang tidak di pesisir, ancaman utamanya adalah gempa dahsyat, bukan tsunami. 


 Saat terjadi gempa


1). Tetap tenang dan jangan panik. 

Ketenangan akan membantu Anda berpikir jernih untuk mengambil keputusan cepat.

2). Lakukan "Drop, Cover, and Hold On". 

Jika Anda berada di dalam ruangan, segera merunduk, lindungi kepala dan leher Anda dengan tangan atau bantal, lalu cari perlindungan di bawah meja yang kokoh. Jika tidak ada meja, merunduklah di dekat dinding atau perabot kuat lainnya dan tetap berpegangan hingga guncangan berhenti.

3). Jauhi jendela, kaca, dan benda berat. 

Saat di dalam ruangan, hindari area dekat jendela, cermin, atau benda-benda berat seperti lemari yang berpotensi jatuh.

4). Cari tempat terbuka jika berada di luar. 

Jika Anda berada di luar ruangan, segera cari area terbuka yang jauh dari gedung, tiang listrik, atau pohon yang bisa roboh.

5). Hentikan kendaraan jika sedang mengemudi.

 Jika Anda sedang di dalam mobil, segera menepi dan berhentilah di tempat yang aman. Aktifkan rem parkir dan tunggu hingga guncangan reda sebelum melanjutkan perjalanan. 


 Setelah gempa


6). Cek kondisi keluarga.

 Setelah guncangan berhenti, pastikan semua anggota keluarga Anda dalam keadaan selamat. Jika aman, segera keluar dari bangunan dengan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

7). Gunakan tangga, bukan lift. 

Hindari penggunaan lift karena berisiko mati listrik dan terjebak di dalamnya.

8). Waspada gempa susulan. 

Gempa susulan sering terjadi. Oleh karena itu, tetap waspada dan bersiap untuk melakukan langkah-langkah perlindungan diri lagi.

9). Siapkan tas siaga bencana (emergency bag). 

Pastikan Anda dan keluarga sudah memiliki tas berisi dokumen penting, obat-obatan pribadi, makanan, air minum, senter, dan radio bertenaga baterai.

10). Dengarkan informasi resmi. 

Setelah gempa, pantau informasi terkini dari lembaga resmi seperti BMKG dan BPBD. Informasi ini akan membantu Anda mengetahui status terkini dan langkah selanjutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reza Dan Cita-citanya

Hafis sang koki

Geo dan cita-citanya