Amira dan dokter
Saat saya masih kecil waktu paud aku sudah sering bermimpi untuk menjadi seorang dokter. waktu itu, setiap melihat orang sakit, aku merasa ingin menolong mereka. bahkan ketika bermain bersama teman-teman, aku sering pura pura menjadi seorang dokter yang memeriksa Pasien. aku merasa senang bisa berperan sebagai orang yang menyembuhkan dan menenangkan orang lain.
saat saya masuk SD keinginan itu semakin kuat aku mulai rajin belajar , terutama pelajaran IPA kare aku tahu ilmu itu penting untuk seorang dokter. aku juga sering membaca buku tentang tubuh manusia dan kesehatan. ketika ada teman yang sakit atau terluka, aku selalu berusaha untuk membantu, meskipun hanya dengan memberikan perhatian kecil. itu membuat ku semakin yakin bahwa cita citaku adalah menjadi seorang dokter.
ketika duduk di bangku SMP aku sudah lebih paham tentang arti tanggung jawab seorang dokter.
idola saya adalah keluarga besar dari ibu saya yang rata rata menjadi seorang dokter dan direktur sebuah rumah sakit yang bernama profesor Titin, saya mengidolakan mereka dikarenakan bisa mengobati dan membantu orang orang yang sedang membutuhkan bantuan, saya melihat mereka seperti seorang penyelamat dari dunia atas yang di turunkan ke dunia manusia untuk membantu menyembuhkan penyakit yang sedang diderita manusia.
Sekarang waktu saya smk cita cita saya tetap ingin menjadi seorang dokter karena menurut saya dokter itu sangat penting untuk saya dan masyarakat sekitar. apalagi kalo saya bisa menyembuhkan berbagai penya
kit yang ada di rumah sakit saya suka akan hal itu. seperti bagian mencampur obat obatan memberi resep kepada pasien dan memberi nasehat kepada beliau. untuk itu saya ingin menggapai cita cita saya dengan bersungguh sungguh dalam belajar agar cita cita saya cepat tercapai.
saya ingin masa depan saya tetap menjadi seorang dokter yang proffesional yang bisa membantu atau menolong masyarakat atau orang lain yang membutuhkan sampai sembuh. saya juga tidak meminta imbalan untuk itu semua saya membantu masyarakat sekitar itu Dengan ikhlas tanpa meminta imbalan sepeserpun. dan ketika impian saya udah tercapai saya tidak akan melupakan seseorang yang udah berjasa seperti orang tua saya dan guru saya yang mendidik saya sampai saya menjadi seorang dokter yang professional dan dermawan. selain itu saya akan terus belajar dan memperbarui pengetahuan medis, karena dunia kesehatan selalu berkembang. aku ingin dikenal bukan hanya karena keahlianku, tetapi juga karena sikap ramah, sabar, dan peduli terhadap pasien.


Komentar
Posting Komentar